itu yang ia ucap padaku hanya melihat bagaimana cara aku berteman. ia hanya melihat siapa d sekelilingku. ia hanya menikmati cara aku tertawa...cara aku bercanda lantas kemudian menyimpulkan dengan instan bagaimana sebenarnya aku?
"wah mohon maaf" tampikku dalam hati. dengan membalas semua tuduhan akan pribadiku. aku tuh tidak seperti yg mereka bilang. apa yang mereka nikmati dari segala tingkahku tak ayal hanya usahaku untuk menutupi semua kurangku. mereka tak pernah mengerti sebnarnya apa yang ingin ku ekspresikan namun kuat ku tahan..
mereka tak pernah menyadari tebalnya topeng yang aku gunakan untuk menutupi semua cacatku.. mereka hanya melihat dengan sebelah mata. hai., aku tak sebaik yang kalian fikir.. tak sekuat yang kali sangka tak se bagus yang kalian nilai...
bagaimana jika seandainya aku tak menahan semua ini? mungkinkah kalian msh ada bersamaku?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar